Domain Pembelajaran : Ranah Kognitif pada Taksonomi Bloom dan Kata Kerja Operasionalnya


     Ranah kognitif adalah ranah yang mencakup kegiatan mental (otak). Menurut Bloom, segala upaya yang menyangkut aktifitas otak adalah termasuk dalam ranah kognitif. Dalam ranah kognitif terdapat enam jenjang proses berfikir mulai dari jenjang terendah sampai jenjang yang tertinggi. Disini ada Enam jenjang yang akan saya jelaskan, sebagai berikut :

1) Pengetahuan (C-1)
    Dalam tahap ini peserta didik mengalami tahap untuk mengingat  atau mengenali sesuatu. Pengetahuan berada  dalam tahapan paling rendah digunakan sebagai persyaratan untuk belajar dengan baik.

Kata kerja operasional : memasangkan, mencatat, menggambar dan lain sebagainya.

Contoh :
1. Peserta didik dapat memasangkan topi kepada seorang anak kecil.
2. Peserta didik dapat menggambar sebuah rumah.
3. Peserta didik dapat mencatat materi yang telah dijabarkan oleh pengajar.

2) Pemahaman (C-2)
    Pada tahap ini peserta didik diminta untuk faham atau mengerti seuatu hal yang telah dipelajarinya. Jika peserta didik faham atau mengerti maka peserta didik tersebut dapat menjelaskan sesuatu yang telah ia pelajari kepada orang lain.

Kata kerja operasional : membedakan, menghitung, menerangkan dan lain sebagainya.

Contoh :
1. Peserta didik dapat membedakan buah melon dan semangka.
2. Peserta didik dapat menghitung luas sebuah ubin.
3. Peserta didik dapat menerangkan sebuah materi yang telah diajarkan oleh pengajar.

3) Penerapan (C-3)
    Pada tahap ini peserta didik diharapkan dapat mempraktekkan hal-hal yang telah dipelajari pada kehidupan mereka sehari-hari.

Kata kerja operasional : membiasakan, menentukan, menerapkan dan lain sebagainya.

Contoh :
1. Peserta didik dapat membiasakan diri untuk selalu bangun pagi sebagai penerapan perilaku disiplin.
2. Peserta didik dapat menentukan makanan mana yang harus dipilih ketika ingin diet.
3. Peserta didik dapat menerapkan perilaku membuang sampah pada tempatnya.

4) Analisis (C-4)
    Peserta didik pada tahap ini diminta untuk dapat menguraikan sesuatu yang telah ia pelajari. Jadi, peserta didik harus tahu hubungan antara bagian satu dengan bagian yang lain.

Kata kerja operasional : membuat dasar pengelompokkan, mendiagnosis, memecahkan dan lain sebagainya.
Contoh :
1. Peserta didik dapat membuat dasar pengelompokkan buah yang rasanya manis dan buah yang rasanya masam.
2. Peserta didik dapat mendiagnosis penyakit apa yang kira-kira akan terjadi bila mengalami beberapa gejala-gejala yang ada.
3. Peserta didik dapat memecahkan suatu masalah dengan menggunakan sebuah solusi yang tepat.

5) Evaluasi (C-5)
    Evaluasi dapat dikatakan sebagai sebuah penilaian dalam kondisi dengan beragam pilihan tapi tidak melupakan tujuan sebelumnya.

Kata kerja operasional : membandingkan, mengarahkan, memutuskan dan lain sebagainya.

Contoh :
1. Peserta didik dapat membandingkan mana orang yang mau belajar dengan orang yang tidak mau belajar.
2. Peserta didik dapat memutuskan mau bergabung kedalam organisasi yang mana.
3. Peserta didik dapat mengarahkan temannya untuk memilih jurusan di Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan minat dan bakatnya.

6) Sintesis (C-6)
    Pada tahap ini peserta didik diharapkan untuk dapat menyatukan gagasan yang terpisah-pisah atau ideologi yang berbeda-beda kedalam suatu keseluruhan. Tahap ini berada paling atas diantara tahap lainnya dan disebut tahap paling sulit.

Kata kerja operasional : mengembangkan, menciptakan, merencanakan dan lain sebagainya.

Contoh :
1. Peserta didik dapat mengembangkan sebuah aplikasi untuk memudahkan dalam mempelajari sistem peredaran darah.
2. Peserta didik dapat menciptakan sebuah kacamata sederhana untuk melihat gerhana matahari.
3. Peserta didik dapat merencanakan dimana Perguruan Tinggi Negeri yang akan dipilih beserta jurusannya.

Demikian penjelasan saya mengenai kata kerja operasional dalam domain kognitif berdasarkan taksonomi bloom. Semoga bermanfaat. Terimakasih  :)

Komentar

Postingan Populer